Posts

Showing posts from March, 2019

Deskripsi Artis

Seorang wanita yang aku idolakan yang lahir di Jakarta pada tanggal 19 Desember 1994. Dia penyanyi sekaligus artis dari pasangan Muren Murdjoko Jasmedi dan Didir Jasmedi R. Irawan. Dia adalah seorang artis wanita yang sangat cantik, cerdas dan multitalenta. Dia selain cemerlang di dunia entertainment dan penyanyi, kiprahnya di dunia pendidikan juga terbilang cukup luar biasa. Dia juga dikenal sebagai pemain film lewat peran-perannya dalam film Untuk Rena, Sang Pemimpi, Rumah Tanpa Jendela, Tendangan dari Langit, Malaikat Tanpa Sayap dan lain sebagainya . Hingga saat ini, sudah ada beberapa karya yang berhasil dia buat. Dia telah membuatku jatuh cinta padanya sejak pertama aku melihat di TV terutama pada lagu-lagu yang dia bawakan. Dia sudah lulus sarjana dari universitas bergengsi, Oxford University dengan mengambil jurusan PPE (Philosophy, Politics, and Economics) dan sekarang dia sedang menempuh pendidikan di univeritas luar negeri. Dalam bidang menyanyi dia juga telah mengel...

Sinopsis Film All The President’s Men

Sinopsis Film All The President’s Men Film hasil produksi Warner Bross yang berdurasi 2 jam 18 menit ini diawali dengan tertangkapnya lima orang yang berusaha menyusup di kantor pusat komite nasional partai demokrat yang berada di dalam komplek Watergate oleh penjaga keamanan, Frank Wills (diperankan oleh aslinya). Polisi pun segera tiba dan menangkap kelima pencuri itu. Keesokan paginya, Bob Woodward (Robert Redford) wartawan baru dari Washington Post ditugaskan untuk meliput berita tersebut. Woodward hadir dalam persidangan kasus tersebut. Kasus yang disangka hanyalah sekedar pencurian, namun ternyata rumit kala Woodward mengetahui bahwa salah satu tersangka dalam kasus tersebut James Mc. Cord adalah mantan konsultan keamanan CIA. Kasus pun ditelusri oleh Woodward dan ternyata dari data yang didapat menunjukan adanya keterlibatan pemerintahan Nixon dalam kasus tersebut. Bahkan petinggi pemerintahan seperti penasehat khusus presiden dan pejabat tinggi lainnya. Bob Woodwar...

HARMOKO (HARI-HARI OMONG KOSONG)

HARMOKO: HARI-HARI OMONG KOSONG Pada era Orde Baru, hampir 14 tahun Harmoko menjadi menteri penerangan dan corong penguasa. Tentu rakyat yang hidup saat Orde Baru berkuasa sangat akrab dengan ciri khas Harmoko. Sebagai abdi pemerintah, Harmoko sangat taat aturan. “Profesi pers Indonesia merupakan pencerminan jatidiri dalam tatanan sistem pers nasional, yaitu Sistem Pers Pancasila yang sekaligus mengemban fungsi sebagai pers pembangunan,” ucap Harmoko selaku Menteri Penerangan. Pers nasional, lanjut Pak Menteri, adalah Pers Pancasila dalam arti pers yang berorientasi, bersikap, dan bertingkah laku berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Terjadilah kebijakan pembredelan surat kabar pada masa Menteri Penerangan Harmoko, salah satunya pada 1994 ketika surat ijin terbit beberapa media, termasuk DETIK, Tempo, dan Editor, dicabut . Menanggapi opini publik atas peristiwa itu, Harmoko berkilah atas nama undang-undang, “Darah daging saya wartawan, tapi jabatan saya tidak bisa saya lepaskan...